Home » Latest Cases » Latest Cases

Latest Cases

Turun 40 Kg - Bedah Bariatrik

Sewaktu berat badannya mencapai 147kg, Cik Noraini Ramli (57 tahun, domisili Singapura) sangat risau karena tidak hanya bajunya tidak muat dipakai tetapi ia juga mengidap berbagai penyakit kronik seperti kencing manis, tekanan darah tinggi, dan sempat serius hingga batuk darah dan perlu masuk rumah sakit.

Pada akhir tahun lalu, atas nasihat dokter dokternya di Singapore General Hospital (SGH) dan juga setelah pemikiran mendalam, Cik Noraini memutuskan untuk menjalani pembedahan bariatrik untuk menurunkan berat badan.  Setelah menjalani pembedahan bariatrik, beliau menunjukkan kemajuan yang sangat baik. Dalam kurun waktu 7 bulan berat badannya telah turun 40kg. Dan yang lebih menggembirakan, penyakit kencing manisnya juga telah dapat dikontrol dengan baik.

Banyak orang mungkin heran bagaimana berat badannya dapat meningkat dengan begitu banyak dari tahun ke tahun. Menjawab pertanyaan tersebut, Cik Noraini berkata: “Itu bermula pada tahun 2002 saat saya terkena strok kecil yang membuat badan saya tidak bisa bergerak dari ujung kaki hingga pinggang. Sejak saat itu berat badan saya terus naik. Saya pun tak tahu kenapa.” Beliau pernah mengikuti program menguruskan badan dan memakan pil penurun berat badan atas saran dokter, tetapi berat badannya tetap meningkat.

Setelah pembedahan bariatrik yang dijalaninya di SGH, Cik Noraini tidak lagi terdorong untuk makan berlebihan. Malah beliau tidak lagi menggemari nasi atau mie dan daging ayam atau sapi, sebaliknya lebih suka makan ikan.  Namun untuk menambah khasiat, beliau memakan berbagai jenis vitamin.

Pembedahan bariatrik yang dijalani Cik Noraini dikenal sebagai gastric bypass. Pembedahan ini dilakukan terlalu gemuk atau obes dengan Index BMI diatas 40.

Artikel oleh: Dewani Abbas (dicuplik dari SingHealth News July 2011)