How We Helped

MEMBERIKAN INFORMASI YANG DIBUTUHKAN
 
“Terima kasih banyak, hati hati di jalan dan semoga cepat sembuh, Pak Arif*" Rina kemudian menutup telepon.

Rina adalah salah satu relationship manager kami di Jakarta. Pak Arif menghubungi Rina melalui email setelah membaca blog Rina di situs elinski tentang pengobatan mata di Singapura. Ibunda Pak Arif menderita meningioma, yaitu tumor jinak di otak, yang menekan saraf optik di mata sehingga penglihatannya semakin memburuk. Dr. Ririn, konsultan medis kami di Jakarta, menjelaskan apa itu meningioma dan cara-cara pengobatan apa saja yang tersedia di Singapura kepada Pak Arif melalui email. Setelah Pak Arif memutuskan untuk membawa ibunya berobat ke Singapura, Rina segera mengaturkan janji temu dengan dokter spesialis yang tepat, membantu reservasi akomodasi dan memberikan informasi dana yang harus disediakan.

Berdasarkan pengetahuan medis dan informasi yang kami berikan, Pak Arif mempercayakan pengaturan prosedur bedah kepala ibunya di Singapore General Hospital kepada kami. Operasi pengangkatan tumor di kepala berjalan dengan sukses dan penglihatan ibunda Pak Arif membaik seketika.

* Nama nama yang tertera disini bukan yang sebenarnya untuk melindungi identitas pasien dan keluarga.


MEMBANTU JARAK JAUH

Yovi, salah satu relationship manager di Bandung, menerima telepon dari Ibu Lee*. Kakak ipar Ibu Lee, Pak Edy*, pada saat itu sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta. Ia menderita kejang kejang dan sudah dalam kondisi tidak sadar, diduga menderita strok. 
 
Ibu Lee sangat kuatir dengan kondisi Pak Edy. Melalui beberapa kali telepon, Yovi menjelaskan pengobatan apa yang bisa dilakukan di Singapore General Hospital (SGH) dan langkah langkah apa yang perlu ditempuh untuk membawa Pak Edy ke Singapura. Yovi bahkan membawa telepon genggamnya ke rest room, untuk memastikan Ibu Lee dapat menghubungi dia setiap saat.
 
Ibu Lee meminta Yovi untuk mengaturkan keberangkatan Pak Edy ke SGH segera setelah Pak Edy sadar. Mengingat kondisi Pak Edy, Yovi juga mengaturkan penjemputan ambulance dari Changi Airport ke SGH. 
 
Hingga hari ini, Yovi belum pernah bertemu Ibu Lee maupun Pak Edy. Namun melalui pembicaraan telepon selanjutnya, Yovi mengetahui bahwa kondisi Pak Edy telah membaik selama perawatannya di SGH. 
 
* Nama nama yang tertera disini bukan yang sebenarnya untuk melindungi identitas pasien dan keluarga.